KASIH-MU TIADA DUANYA

“Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!”

(Ratapan 3: 22 – 23)


Oh, betapa besarnya kasih-Mu, Tuhan;
betapa besarnya pengorbanan-Mu.
Meski sering aku jatuh dalam dosa,
Engkau tetap mengasihi dan memelihara hidupku

Tiada yang lebih besar dari cinta kasih-Mu.
Dunia boleh menolak dan membenci diriku,
namun Engkau selalu memberi pengampunan
atas setiap dosa dan kelemahanku.

Kasih-Mu tiada duanya
Tak ada satu hal pun yang dapat menggantikan;
selalu ada dan tak pernah lekang oleh waktu.
Terima kasih Tuhan, dan ampuni aku atas segala dosaku.

Tak terhitung lagi berkat yang Kau berikan;
tak terbalaskan cinta kasih-Mu Tuhan.
Setiap hari selalu baru;
Terima kasih Tuhan.

(Rivaldi Tanuwijaya)

PEMURNIAN KEINGINAN (Renungan Seri Doa Pentakosta), Kamis, 17 Mei 2018
Dalamnya lautan dapat diukur, dalamnya hati siapa yang tahu? Tentunya, kita pernah mendengar peribahasa itu. Peribahasa itu muncul dari...