AKU PENGEN JADI ANAK KECIL AJA

“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja yang tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” (Lukas 18: 17)


Monolog imajiner seorang anak…

Mama membelikanku sepatu baru. Sepatuku nggak rusak, tapi karena nilai
ulanganku bagus, jadi mama memberiku hadiah sepatu baru. Tapi, tahun lalu raportku jelek dan guru beberapa kali memanggil mama ke sekolah karena aku suka ganggu temanku. Mama tetap memberi aku hadiah kenaikan kelas. Kata mama “nih, dibelikan mainan baru walau raportnya kurang bagus, janji ya belajar lebih rajin dan tidak ganggu teman”. Aku janji, tapi habis itu lupa.

Papa menegur aku yang nggak bisa diam saat ibadah di gereja. Aku sih maunya sekolah minggu, tapi papa mama bangun telat, jadinya mereka ajak aku ke ibadah umum. Sstt…tau nggak kenapa? Soalnya kakak sekolah minggu nulis di buku penghubung kalau aku telat masuk sekolah minggu. Kalau di ibadah umum, ada buku penghubung juga, nggak?

Papa mama sering mengingatkan aku, kalau ngomong tuh harus sopan. Jangan suka bentak-bentak kalau minta sesuatu. Belajar bisa bilang terima kasih, minta tolong dan minta maaf. Eh, aku sering dengar papa mengeluarkan kata-kata yang dia larang aku ucapkan pas papa kena macet. Kan sering tuh di jalan ada mobil atau motor seenaknya jalan, mobil papa pernah baret-baret diserempet. Sampai rumah papa masih marah-marah, mama juga ikut ngomel.

Nah aku ingat pas masih agak kecil. Papa mama ajak aku ibadah malam natal. Gerejanya penuh sekali, jadi kami cuma dapat tempat duduk di luar. Ada TV besar biar bisa liat pak pendetanya. Tapi aku lebih suka liat pohon natalnya, besar dan lampunya bagus banget, lho. Jadi aku teriak terus karena senang liat pohon natalnya. Orang di depan kami noleh ke arahku, matanya seperti melotot. Aku jadi takut. Mama pun menegurku biar diam. Tapi kok orang itu nggak liat ya kalau pohon natalnya bagus sekali, dia sepertinya lebih banyak liat handphone-nya. Eh dia rupanya sama kayak mamaku, suka belanja lewat handphone.

Aku pengen jadi anak kecil aja terus, karena aku suka liat pohon natal dan mama tetap memberi aku hadiah, bagus atau nggak bagus raportku….

(Pnt. Sailorina Herawanni)

BERSUKACITALAH SENANTIASA!
“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!” (Filipi 4 : 4) Suatu hari ada dua orang yang telah...