Warta Minggu Ini
DI BAWAH KAKI SALIB YESUS KULIHAT TERANG

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”. (Yoh. 3: 16)


Di bawah kaki salib Yesus
‘ku sujud mohon bimbingan,
tak kuasa berkata-kata
melawan sunyi sepi keheningan.
Terhenyak tak percaya
Engkau mati dalam penghakiman,
namun ‘ku tetap merasakan
kuat getaran kuasa keilahian.

Berjalannya waktu terasa hampa
tanpa suatu harapan,
mengaliri sel-sel tubuh dan
jiwa yang penuh kerapuhan.
Tiga hari kemudian kubur kosong
terang terpancarkan,
Engkau telah bangkit buktikan
kuasa maut Kau kalahkan.

Sungguh besar anugrah-Mu,
Tuhan yang kami muliakan,
rela mati untuk penebusan
manusia lepas keberdosaan,
Kebesaran kuasa-Mu
menjadi nyata dalam kebangkitan,
sungguh besar kasih setia-Mu Tuhan
yang menyelamatkan.

Bercak dan noda bertebaran
dalam lembaran kehidupan,
berwarna-warni bagai lukisan abstrak
tiada terpahamkan.
Bagai topeng-topeng seribu wajah
penuh tebal polesan,
dari kesombongan, anarki,
korupsi, sampai keserakahan.

Ku hapus bercak dan noda
tersamar nampak keabuan,
tiada henti berjuang terus-menerus
menepiskan kepiluan.
Ku lepas topeng-topeng
masih tersisa malu bergumpalan.
tiada henti berjuang terus menerus
yakinkan keberlaluan.

Segala sesuatu yang bercacat bercela
telah dihapuskan,
karena dosa manusia
telah memperoleh pengampunan.
Arahkan dan pusatkan diri
pada anugerah kasih Tuhan,
niscaya ‘kan diperoleh
kedamaian dan kesukacitaan.

Bersyukur dan berserah diri
dalam pengasihan Tuhan,
tiada hari-hari tanpa
tanggalkan doa dan baca Firman.
Melangkah tetap tenang
tegap dalam segala kebaikan,
selalu memikirkan hal-hal
bernilai yang disukai Tuhan.

Selamat hari raya Paskah 2026,
kiranya kita bersukacita.
Kemuliaan hanya bagiMu Tuhan.

(Pnt. Yahya Rudy)

KASIH
“Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama...