SUNGGUH AJAIB CARA TUHAN BEKERJA

“Sebab, Aku mengetahui rancangan-rancangan yang Kupikirkan mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan malapetaka, untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29: 11)


Saya tidak mengenal siapa yang pertama kali menghubungi saya. Bahkan hingga hari ini saya tidak tahu dari mana nomor WhatsApp saya diperoleh. Namun, suatu hari saya menerima sebuah pesan yang berisi permohonan bantuan untuk membangun gedung ibadah bagi anak-anak Sekolah Minggu di Sorong.

Saya percaya, itu bukan sebuah kebetulan. Saya meyakini bahwa Tuhan sedang membuka jalan dan memanggil saya untuk mengambil bagian dalam pekerjaan-Nya. Tanpa banyak keraguan, saya datang ke Sorong untuk melihat langsung kondisinya. Hati saya tergerak ketika melihat kerinduan anak-anak untuk beribadah dan belajar Firman Tuhan, tetapi mereka belum memiliki gedung ibadah sendiri. Dari situlah saya memutuskan untuk memulai pembangunan gedung ibadah bagi mereka. (Saat ini jika ibadah di rumah dan menggunakan / dipinjamkan ruangan sekolah umum).

Hampir, bahkan rasanya tidak mungkin, membangun rumah ibadah dan sekolah minggu yang ke-2. Tapi saya meyakini Tuhan berkata, “Jalan saja, percaya dan beriman kepada-Ku. Aku akan siapkan segalanya.” Nah, inilah yang saya alami. Luar biasa. Jujur, saya sudah beriman, apa pun itu. Saya bahkan siap menjual perhiasan yang saya miliki jika diperlukan. Karena saya tahu semua ini hanyalah titipan Tuhan. Tuhan mempercayakan semuanya kepada saya. Inilah yang membuat saya terus melangkah, walaupun di kacamata manusia mungkin dianggap gila.

Puji Tuhan, pembangunan telah dimulai. Namun perjalanan ini masih panjang, dan masih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi agar gedung ibadah ini dapat segera selesai dan digunakan oleh anak-anak Sekolah Minggu untuk beribadah, belajar Firman Tuhan, serta bertumbuh dalam kasih Tuhan Yesus. Saya percaya, Tuhan tidak hanya memanggil satu orang, tetapi banyak orang untuk bersama-sama menjadi saluran berkat. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus Kristus. Amin. Tuhan memberkati.

(Pnt. Engeline Yolanda Kardinal)

POINT OF VIEW (POV)
“Namun, Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah”. Yohanes 8: 6B Suatu sore, ketika putri sulung saya masih...