Warta Minggu Ini
KASIH BESAR DALAM TINDAKAN KECIL

“Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.”

(Matius 10: 42)

Beberapa tahun lalu, saya menyaksikan sebuah kisah sederhana yang sangat berkesan dan tidak bisa saya lupakan. Sore itu, sekelompok remaja tampak sibuk menghias halaman gereja dengan dekorasi untuk sebuah acara. Di tengah kesibukan mereka, seorang ibu datang memasuki pekarangan gereja. Raut wajahnya terlihat sedih dan kalut. Ia lalu berhenti di pintu masuk gereja, dan tampak bingung, apa yang harus ia lakukan. Seorang pemuda melihat ibu ini, lalu menghentikan pekerjaannya, menghampiri ibu tersebut dan bertanya apakah ada yang bisa ia bantu. Ibu tadi lalu menjawab, bahwa ia ingin bertemu dengan pendeta yang ada di gereja. Pemuda ini kemudian meminta ibu tadi untuk duduk dan menunggu sebentar, lalu ia pergi ke dalam gereja untuk mencari pendeta. Tak lama kemudian, ia keluar memanggil ibu tadi dan mempersilakannya masuk untuk menjumpai pendeta tersebut.

Pemuda ini lalu melanjutkan pekerjaannya. Tak lama kemudian, ibu tadi selesai bertemu dengan pendeta dan keluar dari ruangan gereja. Wajahnya kini tampak lebih tenang. Ibu ini kemudian menghampiri si pemuda, mengucapkan terima kasih dan bertanya, “Kelihatannya kamu adalah orang yang sungguh-sungguh mengenal Kristus, ya, Nak? Saya bisa merasakannya….” Ternyata ibu ini sangat merasakan sapaan kasih Tuhan, melalui sapaan dan sikap sederhana si pemuda, bahkan sebelum ia menjumpai hamba Tuhan tadi.
Pengalaman di atas mengingatkan saya bahwa tindakan kita yang tampak kecil dan sederhana, bisa memiliki dampak dan makna yang besar. Pemuda tadi bisa saja memilih untuk tidak peduli dan tetap melanjutkan kesibukannya. Namun saat itu, ia peduli pada ibu tersebut. Mungkin saja, bagi sebagian orang, itu adalah sebuah tindakan yang biasa, tidak ada yang istimewa. Tanpa disadari, Tuhan lalu memakai hal sederhana ini menjadi sesuatu yang lebih besar dan menyentuh hati orang lain.

Tuhan Yesus, dalam Injil Matius, mengingatkan para pendengar-Nya untuk melakukan kasih kepada sesama melalui hal-hal yang sederhana. Memberi secangkir air sejuk pada mereka yang kehausan. Sederhana tetapi tepat sasaran, tepat seperti yang dibutuhkan oleh orang tersebut. Hal sesederhana apapun, yang dilakukan kepada orang kecil sekalipun, jika kita melakukannya di dalam Tuhan, maka itu diperhitungkan Tuhan. Tuhan bisa memakai yang sederhana untuk sesuatu yang di luar perkiraan kita, untuk maksud dan kemuliaan-Nya.

Kita tidak selalu dapat melakukan hal-hal yang besar. Namun kita bisa melakukan hal-hal kecil dengan kasih yang besar. Di hadapan Tuhan, yang terpenting bukanlah seberapa hebat perbuatan yang kita lakukan, melainkan perbuatan yang kita lakukan harus berlandaskan kasih dan Tuhan yang menyertai. Kerap, hal yang tampak kecil dan sederhana, tanpa kita sadari, bisa dipakai Tuhan untuk menjadi berkat.

Tuhan kiranya menolong dan memampukan kita menjadi berkat buat orang lain.

(Illona Farolan)

LET GO (WITHOUT D)
“Siapakah di antara kamu yang karena kekhawatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya?” (Lukas 12: 25) Pagi-pagi ketika membuka...